Minggu, 02 September 2012

makalah suspensi baru


MAKALAH SISTEM SUSPENSI
OHLINS BERTEKNOLOGI TINGGI



Disusun Oleh:
1.Sapto Nugroho
2.Sawung Nugroho
3.Slamet Widodo
4.Suryani
5.Wahyu Budi Rahayu
6.Wijang Prasetiyo Aji
Kelas: XII TSM 2

DINAS PENDIDIKAN NABUPATEN SEMARANG
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 1 KALIWUNGU
Jl. Ampel-Simo km8, Kaliwungu Kab Semarang Kode Pos 50777
Telp. (0276) 333 1141
Th. 2011/2012
SUSPENSI OHLINS

A.   SEJARAH OHLINS
Ohlins merupakan perusahaan suspensi terkenal yang didirikan pada tahun 1976 oleh Kenth Ohlin. Pabrikan yang berbasis di Swedia, ini dikenal sebagai produsen suspensi berteknologi canggih.  Salah satunya adalah penerapan sistem Continuously Controlled Electronic Suspension (CES) pada suspensinya.
Pada masa sebelumnya suspensi Ohlins identik dengan motor Yamaha, karena perusahaan ini dibeli oleh pabrikan motor Yamaha pada tahun 1987, tetapi perusahaan ini kembali independent setelah Öhlins Racing AB membeli 95% saham mereka pada tahun 2007.
Selain itu hampir seluruh pabrikan yang mengikuti MotoGP tahun lalu menggunakan suspensi Ohlins, seperti tim Rizla Suzuki, Ducati Marlboro dan tentu saja, tim Fiat Yamaha.


B.   TEKNOLOGI SUSPENSI TERBARU OHLINS
Kualitas Ohlins sebagai salah satu produsen suspensi memang sudah tidak diragukan lagi. Produsen suspensi asal Swedia ini juga sudah digunakan diberbagai jenis kendaraan seperti sepeda motor, mobil dan ATV.
Suspensi Ohlins - Photo : www.motorcycle.com
ohlins, suspensi ohlins, ohlins suspension, BMW R1200GS, Kawasaki ZX-10R, motor
Teknologi terbaru yang digunakan dalam suspensi tersebut adalah hasil dari pengembangan teknologi ESA II, diperkenalkan pada tahun 2008. Suspensi ini diklaim memiliki keunggulan sehingga dapat meningkatkan performa ketika manuver.
Suspensi terbaru dari Ohlins ini dimaksudkan untuk dua model dari BMW R1200GS dan Kawasaki ZX-10R. Tapi Ohlins masih terus mengembangkan produknya agar bisa diadopsi sportbike lain.
Suspensi Ohlins - Photo : www.motorcycle.com
ohlins, suspensi ohlins, ohlins suspension, BMW R1200GS, Kawasaki ZX-10R, motor
ohlins, suspensi ohlins, ohlins suspension, BMW R1200GS, Kawasaki ZX-10R, motor
Untuk BMW R1200GS suspensi Ohlins yang ditawarkan adalah 670 TTX BM-EC. Suspensi telah dilengkapi dengan Control Unit Elektronik (ECU) untuk menyesuaikan rebound damping melalui dua katup dan dua piston dalam shock. Selain itu ada terdapat juga Smart EC untuk menyesuaikan suspensi berdasarkan refleksi dari kecepatan.
Setingan suspensi pada sepeda motor memiliki level yang berbeda-beda saat berkendara. Tidak jarang pengguna motor harus terlebih dahulu bersusah payah melakukan seting suspensi sesuai dengan kondisi dan gaya berkendara.
Untuk menjawab tantangan ini, produsen Ohlins meluncurkan paket suspensi elektronik pertama di dunia yang dikhususkan untuk sepeda motor.
Suspensi yang diberi nama "Mechatronic" ini memungkinkan sebuah motor menyesuaikan redaman pada tiap tingkat kecepatan tanpa harus di setting ulang oleh sang pengendara karena otomatis langsung terbaca oleh sepeda motor melalui ECU serta user interface yang ada.
Ada beberapa tiga mode pengendaraan  yang terdapat pada suspensi ini, mulai dari Comfort, Normal ataupun Sport. Pada mode "Comfort", ECU yang tesedia pada satu paket pembelian ini akan memonitor kecepatan motor. Jika kecepatan motor melebihi 80 km/jam, maka reaman suspensi akan menjadi lebih keras dan bergeser ke mode "Normal”. Bila kecepatan mencapai lebih dari 120 km/jam maka suspensi akan bergerak ke  mode sport sehingga handling motor akan menjadi lebih baik.
http://www.motorcyclenews.com/upload/281034/images/300x200/ohlins-bmw2.jpg
Suspensi elektronik Ohlins pada motor BMW R1200GS.
Sebaliknya jika kecepatan motor menurun hingga kurang 80 km/jam, maka suspensi motor akan kembali ke model "Comfort".
Sementara untuk Kawasaki ZX-10R telah disiapkan TTX36 Mk IIEC. Kinerja suspensi secara teknis hampir sama dengan TTX 670 BM-EC yang digunakan BMW R1200GS. Bedanya, di suspensi ini ada fitur program yang memungkinkan pengguna memilih motor redaman sesuai dengan keinginan. Untuk memudahkan proses 'tuning', alat pengatur tersebut ditempatkan di batang kemudi.






Tidak ada komentar:

Poskan Komentar